Tips Pintar
TIPS MENDIRIKAN TENDA DI GUNUNG YANG BAIK DAN BENAR
Tenda Kita
Rumah Kita
Tenda merupakan satu hal yang tidak bisa dipisahkan dari
kegiatan pendakian gunung karena tenda inilah yang akan menjadi rumah bagi para
pendaki gunung itu sendiri. Setiap pendaki gunung harus paham tentang cara
mendirikan tenda yang dibawanya sendiri dan selain itu pula seorang pendaki
harus paham terhadap berbagai faktor yang ada di lapangan sebelum mereka
mendirikan tenda. Tentunya hal ini bertujuan untuk keamanan dan kenyaman
pendaki itu sendiri.
Berikut
beberapa tips yang bisa digunakan saat hendak mendirikan tenda :
·
Perhatikan kondisi lahan.
Sebelum mendirikan tenda sebaiknya perhatikan dahulu kondisi
lahan yang akan digunakan. Sebisa mungkin carilah lahan tanah yang datar dan
tidak terdapat banyak batu atau akar yang menempatinya karena hal tersebut akan
membuat anda tidak nyaman saat hendak tidur ataupun saat berada di dalamnya.
·
Perhatikan arah mata angin.
Lihatlah dahulu kemana arah angin berhembus dan jika sudah
mengetahuinya maka tempatkanlah pintu tenda membelakangi arah angin tersebut.
Hal ini berguna agar angin yang berhembus tidak langsung masuk ke dalam tenda
yang mengakibatkan anda malah menjadi kedinginan di dalam tenda nantinya.
·
Dirikan tenda di lokasi yang agak tertutup.
Jika memungkinkan, dirikanlah tenda di lokasi yang agak tertutup
dan hindari mendirikannya di tanah lapang. Hal ini cukup berguna untuk
meminimalisir hembusan angin kencang yang bisa menerpa tenda anda. Selain itu
perhatikan pula kondisi lingkungan sekitarnya, hindari untuk mendirikan tenda
di dekat pohon yang sudah mati karena lebih rawan untuk tumbang.
·
Hindari untuk mendirikan tenda tepat di jalur pendakian.
Terkadang pendaki bisa saja mengalami kondisi yang memaksa untuk
mendirikan tenda di jalur pendakian. Namun alangkah baiknya jika anda
mendirikan tenda sedikit keluar dari jalur pendakian, hal ini tentunya akan
lebih baik dan aman karena tidak akan menghambat atau menghalangi pendaki lain
yang mungkin juga sedang melewati jalur tersebut.
·
Jangan mendirikan tenda di pinggir sungai.
Walaupun dengan alasan lebih dekat dengan sumber air namun hal
tersebut justru tidak baik karena lebih rawan terhadap luapan air sungai yang
bisa terjadi kapan saja, terutama saat hujan datang. Selain itu pula sungai
merupakan sumber air yang biasa digunakan binatang untuk minum, tentunya anda
tidak mengharapkan kedatangan binatang ini bukan ?.
·
Berilah alas pada tenda (footprint).
Hal ini cukup berguna untuk meminimalisir suhu dingin yang
terdapat pada tanah, terutama saat menjelang malam hari. Selain itu pula dapat
melindungi tenda anda dari kebasahan akibat rembesan air dari tanah. Pemberian
alas pada tenda ini bisa dengan menggunakan rumput atau dedaunan kering yang
terdapat di sekitar lokasi tenda. Bisa pula dengan membawa sebuah flysheet atau
footprint yang memang sudah banyak dijual di pasaran.
·
Tambahkan pasak tenda.
Pasak berfungsi untuk memperkuat berdirinya tenda dari terpaan
angin. Biasanya setiap tenda yang dijual sudah termasuk dengan pasak.
Gunakanlah pasak ini untuk ditancapkan pada masing-masing sisi tenda. Bila
perlu tambahkan pula tali-tali bantu tenda untuk di ikatkan pada penambat yang
ada di sekitarnya.
·
Buatlah parit kecil di sekitar tenda.
Saat hujan turun maka parit inilah yang akan berfungsi untuk
menghalau air hujan masuk ke dalam tenda. Buatlah parit kecil ini melingkari
tenda sesuai dengan bentuknya kemudian berikan jalur pembuangan airnya sehingga
air bisa mengalir tanpa harus tergenang di dalam parit.
·
Kumpulkan kelengkapan tenda yang tidak terpakai.
Jangan biarkan semua sisa kelengkapan tenda yang tidak terpakai
berceceran di luar tenda karena rawan untuk kehilangan. Kelengkapan tenda
seperti kantong tenda, sisa pasak dan tali tenda sebaiknya dikumpulkan dalam
satu wadah dan masukkan ke dalam tenda agar terhindar dari kelupaan untuk
membawanya.
·
Jangan memaksa keadaan.
Saat cuaca sedang hujan lebat yang disertai angin kencang, saat
itulah kekuatan tenda akan di uji. Jika anda mengalami suatu kondisi yang
mengkhawatirkan terhadap tenda yang rawan patah, sebaiknya segeralah berpindah
tempat untuk mencari lokasi yang lebih aman.
Dengan memperhatikan faktor kondisi lapangan terlebih dahulu
sebelum mendirikan tenda, diharapkan dapat lebih membuat rasa aman dan nyaman
bagi seorang pendaki dalam menghuni rumahnya yang bernama tenda. Dengan tidur
yang nyaman di tenda tentunya akan memulihkan tenaga yang telah habis setelah
seharian penuh berjalan. Selamat berpetualang!

Dalam Etika ‘Etika Lingkungan Hidup
Universal’ Ada 3 etika yang
merupakan prinsip dasar dalam kegiatan petualangan yaitu :
·
Take nothing but picture (Mengambil tak lain hanya gambar)
·
Leave nothing but footprint (Meninggalkan tak lain hanya jejak
kaki)
·
Kill noting but time (Bunuh mencatat kecuali waktu)

PARK THE NATURE
TERIMA
KASIH SEMOGA BERMANFAAT
SALAM LESTARI
Komentar
Posting Komentar